KEDUNGUNENG – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SDN Kedunguneng menyambut kehadiran para siswa baru kelas 1 dengan penuh keceriaan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang mengusung konsep “MPLS RAMAH” (Religius, Aman, Mandiri, Asyik, dan Harmonis). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut di lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh guru, staf, serta perwakilan wali murid.

Kepala Sekolah SDN Kedunguneng menyampaikan bahwa tujuan utama dari gerakan MPLS Ramah ini adalah untuk menghilangkan kesan menakutkan atau kaku saat transisi dari masa Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD).
“Kami ingin memastikan bahwa hari-hari pertama anak-anak di SDN Kedunguneng diisi dengan rasa aman dan bahagia. Melalui MPLS Ramah, kami menanamkan karakter positif sejak dini tanpa adanya tekanan, melainkan lewat pendekatan yang menyenangkan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Rangkaian Kegiatan yang Edukatif dan Asyik
Selama pelaksanaan MPLS, para siswa baru diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang khusus untuk membangun kedekatan dan kemandirian:
- Pemberian Atribut Kreatif: Siswa mengenakan tanda pengenal unik yang dibuat bersama orang tua untuk melatih kreativitas dan rasa percaya diri.
- Pengenalan Lingkungan Sekolah: Edukasi mengenai ruang kelas, perpustakaan, UKS, hingga toilet bersih dikemas lewat permainan scavenger hunt atau berburu jejak yang seru.
- Asesmen Diagnostik Awal Non-Kognitif: Para guru melakukan pendekatan interpersonal melalui dongeng dan bernyanyi bersama guna mengenali bakat, minat, serta kesiapan emosional masing-masing anak.
- Deklarasi Anti-Perundungan (Bullying): Seluruh warga sekolah, termasuk siswa baru, membubuhkan cap telapak tangan berwarna-warni di kain putih sebagai komitmen bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menyayangi.
Dukungan Penuh dari Orang Tua
Pihak sekolah juga melibatkan orang tua secara aktif di hari pertama masuk sekolah. Langkah ini diambil untuk membangun sinergi yang harmonis antara lingkungan rumah dan sekolah demi tumbuh kembang anak yang optimal.
Salah satu perwakilan wali murid mengaku sangat mengapresiasi konsep MPLS tahun ini. “Anak saya yang awalnya takut masuk SD, pulang-pulang justru cerita kalau sekolah barunya sangat asyik dan tidak sabar untuk datang lagi besok. Sebagai orang tua, kami merasa tenang,” ungkapnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan MPLS Ramah ini, SDN Kedunguneng berkomitmen untuk terus mempertahankan atmosfer belajar yang kondusif, inklusif, dan berpihak pada anak sepanjang tahun ajaran 2026/2027 demi mencetak generasi emas yang cerdas dan berkarakter. (Tim Redaksi SDN Kedunguneng)